Include dan Require di PHP dan Contoh Penerapannya

Kali ini saya akan membahas mengenai include, require  dan penerapannya. Include atau require merupakan fungsi dari php. Jadi php yang menyediakan fungsi ini untuk kemudahan membuat program. Bagi sebagian pembuat program fungsi ini cukup membantu.



1. Include

Include dapat diartikan menyalin atau menyertakan suatu kode atau file ke tempat include itu dituliskan. Include atau require sangat bermanfaat  jika file atau kode tersebut digunakan pada banyak tempat. contohnya file koneksi. File koneksi yang dimaksud adalah koneksi ke database. Setiap halaman yang berinteraksi dengan database butuh koneksi. Jika koneksi dituliskan berulang maka tidak efisien. Tidak efisien yang pertama adalah penulisannya diulang di banyak tempat. Selain itu, masalah yang akan timbul adalah jika terjadi perubahan setingan pada database misalkan nama server dan lain-sebagainya. Maka akan merepotkan jika harus merubah dibanyak tempat.


Pada template include juga bisa digunakan untuk memecah bagian-bagian dari sebuah file. Sehingga sebuah file menjadi lebih kecil dan mudah dipahami. Kemudian baigian-bagian file tersebut disatukan kembali menggunakan include

Baca juga Cara Menggunakan Template Admin LTE Sebagai Template Web Dinamis.

Syntax

include "url";
atau
include "filename";

Contoh

Sebuah file bernama index.php

<!--nama file:index.php-->
?>php
 //kode bagian atas
 include "menu.php";
 //kode bagian bawah
?>

Include fungsinya memasukkan file menu.php tepat dibagian include dituliskan.

<!--nama file:menu.php-->
?>php
 <a href="index.php?hal=home"><input type="button" value="Home"></a>
?>

Hasilnya setelah di include seolah-olah seperti ini. Ingat ya seolah-olah, supaya anda memahami secara logis.

<!--nama file:index.php-->
?>php
 //kode bagian atas
 <a href="index.php?hal=home"><input type="button" value="Home"></a>
 //kode bagian bawah
?>

2. Require

Require ini fungsinya sama dengan include, namun sifat nya berbeda.

Syntax

require "url";
atau
require "filename";

Perbedaan include dan require terletak di penanganan jika file yang dimaksud tidak ada.

  • Jika menggunakan include maka hanya muncul pesan warning dan kode selanjutnya dibaca.
  • Jika menggunakan require maka muncul pesan error dan kode berhenti.
Nah sekarang pahamkan kapan harus menggunakan include dan require.

Apa Selanjutnya ?

Selanjutnya anda dapat belajar kondisi dan perulangan
Anda juga bisa belajar tentang tanggal
Anda juga bisa belajar tentang string
Anda juga bisa belajar tentang variabel
Anda juga bisa belajar tentang fungsi isset dan empty

Popular posts from this blog

Cara Membuat Kalkulator Dengan Java Script

Aplikasi CRUD menggunakan Template Admin LTE

Cara Menggunakan Template Admin LTE Sebagai Template Web Dinamis